Saturday, May 28, 2016

8 Penyebab Kenapa Menulis Rasanya Berat

Menulis adalah suatu kegiatan membuat huruf diatas lembaran kertas. Kegiatan ini umumnya berawal ketika masuk sekolah dasar alias SD. Pertama kali belajar memang akan terasa berat tetapi lama kelamaan tangan kita akan mulai terbiasa untuk menuliskan setiap huruf, kata, kalimat hingga berbaris-baris, paragraf-paragraf bahkan berhalaman-halaman.


Kenyataannya menulis adalah hal biasa dilakukan ketika bersekolah, namun akan berbeda rasanya jika setelah tamat sekolah. Anda mungkin akan merasa sedikit kesusahan hingga berujung pada kebuntuan. Tentu saja Anda akan merasa kesal dan bingung karena hal tersebut. Apalagi kalau dulu sewaktu sekolah Anda termasuk sebagai murid yang tergolong rajin dalam menulis pelajaran sekolah.

Anda mungkin merasa enak, nyaman, dan lancar kalau menulis disekolah, tetapi kenapa setelah lulus malah jadi enggak bisa nulis sama sekali? Ini pastinya merupakan pertanyaan yang akan sulit dijawab. Pasalnya banyak sekali faktor-faktor yang menghambat seseorang untuk menulis suatu kata-kata. Berikut ini adalah alasan kenapa kegiatan tulis menulis itu terasa berat dan memberatkan.

1. Dulu Cuma Kopi Paste
Tidak dimungkiri bahwa sewaktu sekolah di SD, SMP, SMA kita selalu disuruh untuk menulis apa yang tertulis di papan tulis. Apa pun itu materinya, murid tetap wajib menulisnya secara keseluruhan. Memang hal ini adalah hal baik supaya murid ingat materi pelajaran. Tetapi kekurangannya adalah murid akan jadi merasa kesulitan ketika membuat tulisan yang benar-benar murni tulisannya tanpa harus kopi paste dari tulisan orang lain atau akan sulit memodifikasi tulisan lain agar menjadi tulisan baru.

2. Karena Kurang Belajar
Kurang belajar tentu merupakan faktor utama kenapa seseorang merasa sulit untuk menulis. Apa pun kegiatannya termasuk menulis, walau tanpa belajar, maka hasilnya akan nihil atau berat dilaksanakan. Anda akan selalu merasakan kesusahan dalam menuliskan kata per kata kalau tidak belajar.

3. Akibat tidak Pernah Menulis & Tidak Minat
Tidak pernah menulis artinya bukan tidak pernah menulis sama sekali. Maksud tidak pernah menulis sebenarnya adalah seseorang tidak punya keinginan atau tidak menaruh minat pada bidang tulis menulis semenjak kecil. Sehingga ketika pada akhirnya ia dewasa, tiba-tiba ada suatu penyebab aneh yang membuat ia ingin menulis, dalam hal ini misalnya pekerjaan. Tentunya jika sebelumnya ia tidak pernah menaruh minat, tidak belajar, dan tidak berpengalaman dalam menulis akan mengalami kesusahan.

4. Kurang Memiliki Wawasan
Seorang penulis bisa menulis karena ada suatu ide yang ada didalam pikirannya. Ide atau juga sering disebut gagasan tidak bisa datang begitu saja. Perlu ada wawasan atau pengalaman untuk menghasilkan suatu ide fakta. Sebagai contoh, ketika ada seorang wartawan yang tugasnya menulis berita mengenai "bencana alam gempa", maka tentunya ia harus tahu apa, dimana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana peristiwa itu bisa terjadi. Dan untuk mengetahui semua hal itu, sang wartawan harus terjun langsung ke lokasi kejadian. Hal ini dilakukan untuk meninjau dan mengetahui apa saja yang terjadi disana. Terjunnya wartawan ke TKP tujuannya untuk mendapatkan fakta yang nantinya akan menjadi wawasan bagi penulis. Wawasan adalah hasil mewawas atau tinjauan.
Tanda adanya wawasan, apa yang mau ditulis? 

5. Kurang Fit & Sehat
Meskipun menulis tergolong bukanlah pekerjaan yang keluar keringat, tetapi tetap saja pekerjaan ini membutuhkan tingkat kesehatan dan fit yang baik. Jika kondisi tubuh tidak sehat maka sudah pasti pekerjaan apa pun itu tak terkecuali menulis akan terganggu. Oleh karenanya kesehetan yang kurang membaik atau pikiran yang sedang banyak masalah, akan membuat pekerjaan menulis menjadi terasa berat.

6. Malas & Otak Belum Panas
Sama seperti mesin. Tubuh terutama otak manusia juga memerlukan pemanasan yang cukup. Pemanasan ini bisa dilakukan dengan cara berolahraga ringan atau dengan menuliskan hal-hal ringan. Selain itu, bisa juga dengan membaca tulisan-tulisan hasil karya sendiri maupun orang lain sebagai permulaan agar ada tata bahasa yang ada didalam tulisan itu dapat tersangkut diotak yang nantinya akan dipergunakan untuk menulis.

7. Kurang Menyukai & Kurang Menguasai Jenis artikel yang ditulis
Tidak punya rasa senang atau tidak betah dalam menjalani pekerjaan tentunya merupakan permasalahan yang tak jarang dihadapi beberapa orang. Pekerjaan yang tidak disenangi bila tetap dijalankan akibatnya akan berat dijalankan, termasuk juga dalam tulis menulis. Selain itu, jika seseorang hanya menguasai cara menulis berita maka tatkala disuruh menulis tulisan cerita maka akan jadi kaku dan berat.

8. Kemampuan Otak
Kurangnya IQ atau kecerdasan juga dapat mempengaruhi bisa atau tidaknya seseorang dalam menulis. Jadi, kemampuan atau kecerdasan otak seseorang dalam menulis sangatlah berpengaruh. Kurangnya kecerdasan seseorang mungkin dapat disebabkan oleh gen atau kurangnya gizi yang masuk ke tubuh.


EmoticonEmoticon